skip to main |
skip to sidebar
Kau seperti puteri yang menuruni anak tangga
Dengan paras anggunnya
Belaian lembut tutur katanya
Hangatnya perhatiannya dan begitu tenang kasihnya
Dia setangkai bunga di atas air
Yang selalu terpancar cantiknya bersama cahaya rembulan
Dia nafasku dan dia pula hatiku
Yang mengilhami setiap langkah hidupnya
Tak pernah berhenti mencintaiku sepenuh jiwa raga
Walaupun samar dan tak pernah berhenti mengasihi setulus hatinya
Mungkin aku separuh jiwanya
Mungkin pula hatinya
Yang selalu memeluk hatinya
Dia bagian dariku, tulang rusuk kiriku
Dan pertahankanlah aku sebagai pelengkapmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar