Senin, 27 Februari 2012

Peluk aku

Sunyi dalam senyap hening terasa meraih jenuh, tanpa langkah detik jam, yang seakan diam tersapu harap kuterdiam berbekal tongkat ayunkan tongkat mencari jejak bayangmu kelopak mataku tertutup silih perputaran siang dan malam sampai kutak merentangkan tangan ku tolakan tongkat dengan tujuan harap semu malam dan siang merayap sampai kujenuh tanpa kesempurnaan ku buang tongkatku, ku duduk dan diam memegang kepala kau menarik jenggotku dari arah hampamu dan mencium bibirku tanpa membuka kelopakku raga menahan, jiwa gemetar, seakan lalu memeluk hatiku oh....terasa sempurna dunia ini namun kau datang memikul beban berat sampai kau tertatih memikulnya peluk aku, pasti hatimu kan menggenggam bintang sampai kumampu berdiri dan berlari menggendongmu tanpa pikulan yang kau pikul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar