Selasa, 12 Januari 2010

Seterang Lilin

Hanyut hembusan angin

Meniup pada daun

Menutup langit dengan mega

Keindahan bintangpun sirna

Hanya satu yang mampu mewarnai dirinya sendiri


Sama seperti diriku

Yang sedang terlahap emosi kebingungan

Renta meminta harap

Enggan menganyam mimpi

Namun dia sinar di malam gulita

Walau cahayanya seterang lilin

Tapi dia mampu berkorban

Demi menyinariku

Aku BAHAGIA bila di sisi hatinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar